Selasa, 28 Juli 2009

Kura-kura albino | putih yang langka


kura-kura bentuk fisiknya masih seperti binatang purba yang masih bertahan hingga saat ini..
disini adalah kura-kura albino yang sangat langka. Kura-kura ini ditemukan di tepi sungai kuning di propinsi Henan, Cina.

Kura-kura putih punya tempat tersendiri di dalam kebudayaan Cina. Novel klasik "perjalanan ke barat" yang menceritakan kisah Sun Go Kong dan teman-temannya pernah menceritakan tentang satu dewa yang diubah menjadi kura-kura putih besar setelah melakukan kesalahan.

Namun, tidak seperti karakter dalam novel itu, Kura-kura putih ini hanya memiliki panjang 40 cm dan berat 6.5 kg. Tubuhnya berwarna putih dan dihiasi dengan bercak merah jambu pudar. ^^

Read More ..

Tahu : Makanan Favorit yang Keamanannya Perlu Diperhatikan

Tahu

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 menyatakan bahwa kualitas pangan yang dikonsumsi harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya adalah aman, bergizi, bermutu, dan dapat terjangkau oleh daya beli masyarakat.

AMAN yang dimaksud di sini mencakup bebas dari cemaran biologis, mikrobiologis, kimia, logam berat, dan cemaran lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia. Salah satu makanan yang sering dikonsumsi adalah tahu.


Tahu merupakan pangan yang populer di masyarakat Indonesia walaupun asalnya dari China. kepopuleran tahu tidak hanya terbatas karena rasanya enak, tetapi juga mudah untuk membuatnya dan dapat diolah menjadi berbagai bentuk masakan serta harganya murah.

Selain itu, tahu merupakan salah satu makanan yang menyehatkan karena kandungan proteinnya yang tinggi serta mutunya setara dengan mutu protein hewani. Hal ini bisa dilihat dari nilai NPU ( net protein utility) tahu yang mencerminkan banyaknya protein yang dapat dimanfaatkan tubuh, yaitu sekitar 65 persen, di samping mempunyai daya cerna tinggi sekitar 85-98 persen.

Oleh karena itu, tahu dapat dikonsumsi oleh segala lapisan masyarakat. Tahu juga mengandung zat gizi yang penting lainnya, seperti kemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang cukup tinggi.

Selain memiliki kelebihan, tahu juga mempunyai kelemahan, yaitu kandungan airnya yang tinggi sehingga mudah rusak karena mudah ditumbuhi mikroba. Untuk memperpanjang masa simpan, kebanyakan industri tahu yang ada di Indonesia menambahkan pengawet. Bahan pengawet yang ditambahkan tidak terbatas pada pengawet yang diizinkan, tetapi banyak pengusaha yang nakal dengan menambahkan formalin.

Selain itu, banyak juga menambahkan pewarna methanyl yellow. Formalin dan metahnyl yellow merupakan bahan tambahan pangan (BTP) yang dilarang penggunaannya dalam makanan menurut peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) Nomor 1168/Menkes/PER/X/1999.

Formalin

Formalin adalah nama dagang larutan formaldehid dalam air dengan kadar 3040 persen. Di pasaran, formalin dapat diperoleh dalam bentuk sudah diencerkan, yaitu dengan kadar formaldehidnya 40, 30, 20 dan 10 persen serta dalam bentuk tablet yang beratnya masing-masing sekitar 5 gram.

Formalin merupakan bahan beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia. Jika kandungannya dalam tubuh tinggi, akan bereaksi secara kimia dengan hampir semua zat di dalam sel sehingga menekan fungsi sel dan menyebabkan kematian sel yang menyebabkan keracunan pada tubuh.

Selain itu, kandungan formalin yang tinggi dalam tubuh juga menyebabkan iritasi lambung, alergi, bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan bersifat mutagen (menyebabkan perubahan fungsi sel/jaringan), serta orang yang mengonsumsinya akan muntah, diare bercampur darah, kencing bercampur darah, dan kematian yang disebabkan adanya kegagalan peredaran darah. Formalin bila menguap di udara, berupa gas yang tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyesakkan, sehingga merangsang hidung, tenggorokan, dan mata.

Pewarna makanan merupakan bahan tambahan pangan yang dapat memperbaiki penampakan makanan. Penambahan bahan pewarna makanan mempunyai beberapa tujuan, di antaranya adalah memberi kesan menarik bagi konsumen, menyeragamkan dan menstabilkan warna, serta menutupi perubahan warna akibat proses pengolahan dan penyimpanan.

Secara garis besar pewarna dibedakan menjadi dua, yaitu pewarna alami dan sintetik. Pewarna alami yang dikenal di antaranya adalah daun suji (warna hijau), daun jambu/daun jati (warna merah), dan kunyit untuk pewarna kuning.

Kelemahan pewarna alami ini adalah warnanya yang tidak homogen dan ketersediaannya yang terbatas, sedangkan kelebihannya adalah pewarna ini aman untuk dikonsumsi.

Jenis yang lain adalah pewarna sintetik. Pewarna jenis ini mempunyai kelebihan, yaitu warnanya homogen dan penggunaannya sangat efisien karena hanya memerlukan jumlah yang sangat sedikit. Akan tetapi, kekurangannya adalah jika pada saat proses terkontaminasi logam berat, pewarna jenis ini akan berbahaya.

Selain itu, khusus untuk makanan dikenal pewarna khusus makanan (food grade). Padahal, di Indonesia, terutama industri kecil dan industri rumah tangga, makanan masih sangat banyak menggunakan pewarna nonmakanan (pewarna untuk pembuatan cat dan tekstil).


Pewarna pada tahu

Penelitian yang dilakukan oleh Mena (1994) menemukan bahwa tahu yang beredar di pasar tradisional Jakarta 70 persen mengandung formalin dengan kadar 4.08-85.69 ppm (part per million).

Penelitian Tresniani (2003) di Kota Tangerang menunjukkan terdapat 20 industri tahu yang terdiri dari 11 industri tahu kuning dan sembilan industri memproduksi tahu putih. Kandungan formalin tahu berkisar dari
2-666 ppm, sedangkan kandungan methanyl yellow-nya hanya terdapat pada tiga jenis tahu yang semuanya diperoleh dari pasar, yaitu berkisar antara 3.41-10.25 ppm.

Penelitian yang lain dilakukan oleh Melawati (2004) terhadap lima sampel tahu Sumedang yang diambil langsung dari produsen tahu yang terletak di Jalan Mayor Abdurrahman (tiga pabrik) dan Jalan 11 April (dua pabrik) semuanya menunjukkan hasil negatif atau semuanya tidak mengandung formalin. Hal ini bisa dimengerti karena produsen tidak perlu menambahkan pengawet karena tahu yang diproduksinya habis hanya dalam tempo satu hari.

Tahu kalau tidak diawetkan hanya tahan disimpan selama dua hari bila direndam dalam air sumur atau air keran yang bersih.


Beberapa cara pengawetan yang biasa dilakukan adalah:

* Tahu direbus selama 30 hari kemudian direndam dalam air yang telah dimasak, daya simpannya bisa menjadi empat hari.
* Tahu direbus, kemudian dibungkus plastik dan disimpan di lemari es, memiliki daya tahan delapan hari;
* Tahu diawetkan dengan direndam natrium benzoat 1.000 ppm selama 24 jam dapat mempertahankan kesegaran selama tiga hari pada suhu kamar;
* Tahu direndam dalam vitamin C 0,05 persen selama empat jam dapat mempertahankan tahu selama dua hari pada suhu kamar;
* Tahu direndam dalam asam sitrat 0,05 persen selama delapan jam akan segar selama dua hari pada suhu kamar.



Tips memilih tahu

Tahu yang mengandung formalin dapat ditandai dengan:

* Semakin tinggi kandungan formalin, maka tercium bau obat yang semakin menyengat; sedangkan tahu tidak berformalin akan tercium bau protein kedelai yang khas;
* Tahu yang berformalin mempunyai sifat membal (jika ditekan terasa sangat kenyal), sedangkan tahu tak berformalin jika ditekan akan hancur;
* Tahu berformalin akan tahan lama, sedangkan yang tak berformalin paling hanya tahan satu dua hari.
* Tahu yang memakai pewarna buatan dapat ditandai dengan cara melihat penampakannya. Jika tahu memakai pewarna buatan, warnanya sangat homogen/seragam dan penampakan mengilap. Sedangkan jika memakai pewarna kunyit, warnanya cenderung lebih buram (tidak cerah). Jika kita potong tahunya, maka akan kelihatan bagian dalamnya warnanya tidak homogen/seragam. Bahkan, ada sebagian masih berwarna putih.*

dari : Eddy Setyo Mudjajanto dosen Departemen Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga, Fakultas Pertanian, IPB

Read More ..

buah Pisang seribu manfaatnya

mungkin kita tidak mengetahui apa saja manfaat pisang selain untuk kita konsumsi sebagai buah2an
asupan gizi yang menjadi favorit kebanyakan atlet tenis dunia adalah pisang! Ya, pisang menjadi penyelamat bagi mereka. Pisang mempu dengan mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi puncak mereka.

Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72 gram.
Kandungan buah pisang sangat banyak, terdiri dari mineral, vitamin, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lain-lain, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi buah pisang saja, sudah tercukupi secara minimal
gizinya.

Pilih Pisang Berkualitas Terbaik!
Pilihlah pisang yang sudah matang, yang kulitnya hijau kekuning-kuningan dengan bercak coklat atau kuning, sebab ini akan mudah dicerna, dan gula buah diubah menjadi glukosa alami secara cepat diabsorbsi ke dalam peredaran darah, pisang yang mentah akan sulit dicerna.

Berbagai Manfaat Pisang

Sumber Kekuatan Tenaga
Buah pisang dengan mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di buah tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah.

Manfaat untuk Ibu Hamil
Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori.

Manfaat bagi Penderita Anemia
Dua buah pisang yang dimakan oleh pasien anemia setiap hari sudah cukup, karena mengandung Fe (zat besi) tinggi.

Manfaat bagi Penyakit Usus dan Perut
Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair)dapat dihidangkan sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut dan cholik untuk menetralkan keasaman lambung.

Sebuah pisang dihidangkan sebagai pertahanan terhadap inflamasi karena Vitamin C dapat secara cepat diproses. Ia mentransformasikan bacillus berbahaya menjadi bacillus yang bersahabat. Dengan demikian, keduanya akan tertolong.

Pure pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat dikonsumsi oleh pasien yang menderita diare.

Manfaat bagi Penderita Lever
Penderita penyakit lever bagus mengonsumsi pisang dua buah ditambah satu sendok madu, akan menambah nafsu makan dan membuat kuat.

Manfaat bagi Luka Bakar
Daun pisang dapat digunakan untuk pengobatan kulit yang terbakar dengan cara dioles, campuran abu daun pisang ditambah minyak kelapa mempunyai pengaruh mendinginkan kulit.

Manfaat bagi Diabetes
Pada masyarakat Gorontalo (Sulawesi Utara), jenis pisang goroho yakni pisang khas daerah setempat, merupakan makanan tambahan/pokok bagi orang yang menderita penyakit gula/diabetes melitus, terutama buah pisang goroho yang belum matang, kemudian dikukus dan dicampur kelapa parut muda.

Pisang dan Kecantikan
Bubur pisang dicampur dengan sedikit susu dan madu, dioleskan pada wajah setiap hari secara teratur selama 30-40 menit. Basuh dengan air hangat kemudian bilas dengan air dingin atau es, diulang selama 15 hari, akan menghasilkan pengaruh yang menakjubkan pada kulit.

Pisang untuk Mengatur Bobot Badan
Pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup menyehatkan.

Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Pada sisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan menaikkan berat badan.

Khasiat Lainnya
Dalam "Medicinal Uses of Bananas" (www.banana.com, 2002) menyebutkan, bahwa pisang mempunyai manfaat dalam penyembuhan anemia, menurunkan tekanan darah, tenaga untuk berpikir, kaya serat untuk membantu diet, kulit pisang dapat digunakan sebagai cream anti nyamuk, membantu sistem syaraf, dapat membantu perokok untuk menghilangkan pengaruh nikotin, stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil, menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya.

Tanaman pisang secara genetis dapat menghasilkan vaksin yang murah dan sebagai alternatif untuk pertahanan anak dari serangan penyakit. Para peneliti sedang mencoba dari pisang untuk memproduksi antigen untuk coating Virus Hepatitis B. Apabila vaksin Hepatitis B tersebut berhasil akan menjadi sangat murah.

Peneliti lain mengembangkan pisang yang dapat membantu dalam melawan penyakit campak/cacar air, penyakit kuning, polio, dan dipteri. Saat ini, peneliti telah mencoba pada relawan, di mana diperlihatkan 10 persen tekanan darah turun dengan mengonsumsi dua buah pisang setiap hari.(iis)

Dari: PdPersi

Read More ..

tips bijak memilih obat batuk

Batuk bukan perkara remeh, kalau sudan menyerang, batuk bisa membuat Anda tak bisa tidur. Obat batuk OTC (over the counter) atau yang dijual bebas tanpa resep dokter bisa diminum bila kondisinya tidak parah.

Kalau batuk Anda bukan batuk biasa, segeralah hubungi dokter. Kemungkinan besar batuk Anda harus ditangani dengan obat jenis tertentu.

Memilih obat batuk itu gampang-gampang susah. Seorang teman sempat salah memilih obat batuk karena tidak memahami kandungan obat batuk yang dijual bebas. Batuknya tergolong kering, tetapi malah minum obat untuk batuk berdahak. Nggak klop!

Lalu, apa saja bekal yang diperlukan supaya kita tidak salah memilih obat batuk?

• Tanyakan kepada dokter atau apoteker

Dokter (dokter umum maupun spesialis paru) atau apoteker (ahli farmasi) bisa menjadi gudang informasi atas aneka produk yang diperlukan. Mereka bisa dimintai pendapat tentang obat yang cocok dengan kondisi batuk yang sedang Anda alami.

Menurut Dr. Ni Wayan Sudiarni, Sp.P, obat batuk yang dijual bebas sebenarnya cukup aman karena sudah melewati pemeriksaan dari badan POM. \”Masyarakat boleh memilih obat batuk tersebut. Sejauh penyebab batuk bukan infeksi kuman, biasanya batuk dapat teratasi,\” kata spesialis paru dari RS Tarakan Jakarta ini.

Bila dalam dua hari penggunaan obat batuk bebas tak kunjung meredakan batuk, baru diperlukan evaluasi dokter. Segera hubungi dokter atau petugas kesehatan guna mengetahui penyebab pasti dari batuk yang diderita.

• Bedakan jenis batuknya

Mencari obat batuk bebas bisa dicermati dari batuk yang Anda alami. Rasakan saja apakah batuk itu tergolong kering atau berdahak. Dari suara yang ditimbulkan saat Anda batuk, biasanya sudah terdengar \”jenis\” batuknya.

Pada batuk kering (tidak ada lendir), obat yang digunakan umumnya bertujuan menekan refleks batuk dengan memengaruhi saraf pusat di otak. Obat untuk batuk kering ini dapat memberi efek sedatif alias menenangkan.

Ada jenis obat batuk yang dapat mengubah konsistensi atau produksi lendir. Obat batuk mukolitik akan \”memecah\” (mengencerkan) lendir, membuatnya jadi tidak lengket, dan mudah dikeluarkan.

Obat batuk ekspektoran berguna dalam membantu mengangkat lendir ke atas, sehingga Anda lebih mudah batuk dan lendir dapat dikeluarkan. Beberapa. ahli berpendapat bahwa minum air putih menjadi cara paling efektif untuk mengeluarkan lendir.

• Untuk batuk dan pilek

Bila batuk yang diderita dibarengi pilek, Anda bisa mencari obat kombinasi untuk dua jenis simtom tersebut. Banyak sirop batuk dan pilek OTC mengandung bahan yang menekan batuk seperti dekstrometorfan plus ekspektoran, bahkan juga mengandung pereda nyeri.

Kombinasi dari obat batuk dan pilek juga dapat mengandung antihistamin, dekongestan, dan pereda nyeri. Kombinasi obat-obat ini dapat memberikan efek pereda yang optimal, terutama jika Anda memiliki simtom pilek seperti nyeri badan, batuk, dan hidung tersumbat.

• Cermati obat untuk anak

Prof. DR. Cissy R.S. Prawira Kartasasmita, Sp.A(K), menyarankan orangtua agar membaca label, terutama kandungannya terlebih dulu bila akan memberikan obat batuk OTC kepada anak. Tidak dianjurkan memberikan jenis antitusif kepada anak.

Jika mengandung antitusif, pilihlah yang generasi kedua karena lebih aman. Biasanya obat batuk OTC mengandung generasi pertama yang bisa membahayakan karena bekerjanya mengentalkan lendir.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, menganjurkan para orangtua agar memberi anaknya banyak minum air saat batuk. Juga dapat diberikan obat-obat tradisional seperti jeruk nipis dengan kecap atau bahan lain.

\”Intinya, bila virus sebagai penyebab batuk, anak tidak perlu diberi obat khusus,\” ujar Prof. Cissy.

Obat batuk OTC boleh diberikan asal sesuai kebutuhan anak. \”Bila dalam dua hari tidak ada perbaikan, periksa ke petugas kesehatan. Mungkin saja anak memerlukan obat batuk jenis tertentu,\” katanya.

Jangan sembarangan membeli dan memberikan obat batuk kepada anak. Memberikan obat batuk untuk orang dewasa kepada anak, meski dengan mengurangi takaran, adalah cara yang sangat tidak bijaksana. Menggunakan sisa obat dari dokter yang sebenarnya untuk kerabat (kakak atau adiknya) juga sebaiknya tidak dilakukan.

• Oleskan balsam

Mengoleskan balsam atau krim yang mengandung camphor dan mentol di daerah leher dan dada, dapat membantu meredakan batuk. Efek aromatik dari bahan-bahan tersebut membantu melegakan saluran pernapasan.

Bahan tersebut juga tersedia untuk inhalasi panas. Mentol tersedia dalam permen dan tablet isap.

• Masih sangsi

Begitu banyak obat batuk yang beredar di pasaran, masih menyisakan kesangsian pada para ahli. Apakah obat batuk benar-benar bekerja dengan baik?

John E. Heffener, MD, pulmonologis dan mantan ketua American Thoracic Society, seperti dikutip WebMD mengatakan, \”Kita ingin mempercayai obat ini akan bekerja karena kita sangat tidak nyaman ketika sakit. Namun, uji klinis tidak menunjukkan bahwa obat batuk lebih baik ketimbang plasebo.\”

Mengapa obat-obat ini demikian populer? Karena, seperti dinyatakan Norman Edelman, MD, chief medical officer American Lung Association, orang menyukai penggunaan obat batuk. \”Rasanya enak pergi ke apotek lalu mencari obat batuk di lorongnya, mengambilnya, dan mengatakan, \’Obat ini akan membantu\’,\” ucap Edelman.

Padahal, ditegaskan Heffner, kebanyakan batuk disebabkan oleh infeksi virus yang akan membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari. Terlepas dari hasil penelitian tersebut, alangkah bijaksana bila Anda tetap berkonsultasi ke petugas kesehatan atau dokter saat ingin membeli obat batuk OTC.

Kalaupun batuk tak kunjung reda, segera tanamkan dalam benak Anda bahwa batuk yang diaiami sudah termasuk serius, sehingga perlu evaluasi dan penanganan dokter.

dari http://anandamaharani04.wordpress.com/2009/07/18/bijak-memilih-obat-batuk/

Read More ..

Parasetamol, mungkin Tak Seaman yang Dikira


semua yang berlebihan mungkin kurang baik. Sekitar sebulan lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan akan banyaknya obat penghilang rasa sakit (painkiller) yang dijual bebas dan mengandung parasetamol, bisa membahayakan karena berpotensi merusak liver.

Parasetamol merupakan obat analgesik yang populer digunakan untuk melegakan sesak napas, demam, atau sakit ringan. Sebelumnya menurut rekomendasi FDA dosis aman mengonsumsi parasetamol tidak lebih dari 4000 mg dalam jangka 24 jam bagi orang dewasa dan anak berusia di atas 12 tahun.

Sayangnya karena parasetamol termasuk obat yang mudah didapat, overdosis obat baik sengaja atau tidak sering terjadi. Misalnya saja orang yang menderita arthritis atau nyeri sendi yang dengan mudah mengalami overdosis bila ia mengonsumsi obat arthrtitis tiap 4 atau 6 jam dan ditambah obat penghilang nyeri lainnya yang mengandung parasetamol dan biasanya dijual bebas. Obat nyeri sendi seperti tylenol mengandung 325 mg parasetamol dan 500 mg untuk jenis ekstra kuat.

Selama bertahun-tahun konsumen merasa aman dalam memilih parasetamol sebagai obat pereda sakit. Berbeda dengan painkiller jenis ibuprofen atau asetosal (asam asetilsalisilat), parasetamol tidak menyebabkan peradangan. Karena itulah obat ini sering dianggap aman.

Tetapi faktanya, studi terbaru menunjukkan parasetamol dalam dosis tinggi bisa menyebabkan kerusakan liver, bahkan kematian.

Untuk menghidari efek samping tersebut, FDA menurunkan dosis aman parasetamol, yakni 3.250 mg untuk orang dewasa (sebagian ahli merasa dosis ini masih terlalu tinggi) dan untuk dosis tunggal tidak lebih dari 650 mg.

Selain itu karena kombinasi parasetamol dan alkohol bisa meracuni liver, maka orang yang mengonsumsi lebih dari tiga gelas minuman beralkohol disarankan untuk mengurangi asupan parasetamol dari dosis biasa.

Konsumen juga diharapkan mewaspadai kemungkinan over dosis karena mengonsumsi beberapa jenis obat yang mengandung parasetamol secara bersamaan untuk mengurangi gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri menstruasi, atau influenza.

dari http://anandamaharani04.wordpress.com/2009/07/18/parasetamol-tak-seaman-yang-dikira/

Read More ..