Tampilkan postingan dengan label Sang Legenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sang Legenda. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Juni 2009

Biografi David Copperfield (pesulap)


Copperfield mulai bermain sulap sejak berusia 12 tahun, dan menjadi pesulap termuda yang diterima sebagai anggota Society of American Magicians[1] Sewaktu berusia 16, Universitas New York sudah mengundangnya untuk mengajar kursus sulap.[2] Nama "David Copperfield" diambilnya dari tokoh fiksi bernama David Copperfield yang muncul dalam novel berjudul sama, David Copperfield karya Charles Dickens. Pada usia 19 tahun, Copperfield sudah mengadakan pertunjukan besar di Hotel Pagoda, Honolulu, Hawaii.[2]

Sebagian besar penampilan Copperfield berupa acara spesial televisi dan sebagai bintang tamu dalam acara televisi. Di layar lebar, Copperfield pernah bermain sebagai Ken si pesulap dalam film horor Terror Train produksi tahun 1980. Selain itu, Copperfield pernah tampil sebagai figuran dalam film Prêt-à-Porter (1984), namun namanya tidak dicantumkan dalam daftar pemain.

Pada tahun 1982, Copperfield mendirikan yayasan Project Magic[3] untuk membantu rehabilitasi pasien yang mengalami lumpuh tangan dengan mengajarkan gerakan sulap sebagai salah satu metode terapi fisik. Metode yang dikembangkannya mendapat akreditasi dari American Occupational Therapy Association, dan digunakan di lebih dari 1.100 rumah sakit di 30 negara di dunia.

Pada tahun 1996, Copperfield menulis antologi fiksi berjudul David Copperfield’s Tales of the Impossible yang mengambil latar belakang dunia sulap dan ilusi. Dalam penulisan buku tersebut Copperfield bekerja sama Dean Koontz, Joyce Carol Oates, Ray Bradbury, dan anggota tim yang lain. Pada tahun berikutnya terbit volume kedua, David Copperfield's Beyond Imagination (1997).

Copperfield memiliki Museum Internasional dan Perpustakaan Seni Sulap di Las Vegas, Nevada. Museum tersebut didirikan sebagai usaha Copperfield untuk melestarikan sejarah seni sulap, dan koleksi perangkat sulap antik, buku, dan benda-benda yang berkaitan dengan seni sulap.

Majalah Forbes melaporkan David Copperfield memiliki penghasilan sebesar 57 juta dolar AS pada tahun 2003. Jumlah tersebut menjadikannya berada di urutan ke-10 selebritas dengan bayaran paling mahal di dunia. Pada tahun 2004, penghasilannya diperkirakan sebesar 57 juta dolar AS (urutan ke-35), sedangkan penghasilannya pada tahun 2005 tetap berjumlah 57 juta dolar AS, namun turun ke urutan ke-41 dalam daftar selebritas top dunia.[4] Setiap tahunnya, David Copperfield melakukan lebih dari 550 pertunjukan di seluruh dunia

dari wikipedia

Read More ..

Jumat, 08 Mei 2009

Harry Haudini


Harry Houdini (Budapest, Hongaria, 24 Maret 1874–Detroit, 31 Oktober 1926) adalah seorang pesulap terkemuka asal Amerika Serikat. Ia paling dikenal melalui trik-trik meloloskan dirinya, antara lain melepaskan diri dari ikatan tali, borgol, rantai, dan yang paling terkenal: trik Chinese water torture, di mana Houdini yang tubuhnya digantung terbalik berhasil meloloskan diri dari lemari kaca yang diisi penuh dengan air.

Houdini mulai menjadi pesulap pada tahun 1891. Awalnya ia hanya berkutat pada sulap-sulap kartu, namun karirnya menanjak sejak memfokuskan diri pada aksi-aksi meloloskan diri. Pertunjukan terakhir Houdini berlangsung pada 24 Oktober 1926. Sehari kemudian ia masuk rumah sakit dan meninggal dunia akibat peritonitis di bagian umbai cacing pada 31 Oktober 1926.

from wikipedia

Read More ..

Sabtu, 25 April 2009

Geronimo







Geronimo (juga Goyaałé 'Orang yang Menguap' atau Goyathlay), (16 Juni 1829–17 Februari 1909) adalah seorang pemimpin bangsa Amerika Asli dari suku Apache yang lama berperang melawan pengambilan tanah milik suku Apache oleh para pemukim keturunan Eropa

from http://id.wikipedia.org

Read More ..

Wyatt Earp




Wyatt Berry Stapp Earp is best known for his participation in the controversial "Gunfight at the O.K. Corral," which took place at Tombstone, Arizona, on October 26, 1881. In this legendary Old West encounter, Wyatt Earp, his brothers Virgil and Morgan, and Doc Holliday faced off with Ike and Billy Clanton and Tom and Frank McLaury. The shootout and the bloody events that followed, combined with Wyatt Earp's penchant for storytelling, resulted in Wyatt Earp acquiring the reputation as being one of the Old West's toughest and deadliest gunmen of his day. Wyatt Earp would become the fearless Western hero in countless novels and films.

Wyatt Earp is often portrayed by writers as a man of few words who did not like to talk about his past. Nevertheless, Wyatt Earp on several occasions, categorically and without corroboration, told interviewers accounts of his deed from the Old West. In 1896, Wyatt Earp claimed that he backed down gunman Clay Allison in Dodge City during 1878. Around 1919, Wyatt Earp told Forrestine Hooker that he killed the notorious Johnny Ringo on his way out of Arizona during 1882. Wyatt Earp later repeated the claim that he killed Johnny Ringo to at least three other people. In the late 1920s, Wyatt Earp told his future biographer, Stuart Lake, that he arrested Ben Thompson, a notorious gunslinger, in Ellsworth, Kansas, on August 15, 1873. None of these claims made by Wyatt Earp have been corroborated by contemporary documents.

Today many writers and historians continue to view Wyatt Earp through rose-colored glasses. Neil Carmony, in his Editor’s Foreword to The Real Wyatt Earp, A Documentary Biography (2000), commented about this trend: “Typically, when all is said and done the unrealistic superstar of Stuart Lake’s 1931 biography (Wyatt Earp, Frontier Marshal), and the numerous Tombstone movies is the Earp who emerges from their books and articles.”

This is the story of the real Wyatt Earp.

from http://www.wyattearp.net

Read More ..